Percayalah Hidup Berawal Dari Mimpi

Aneh, Ya? (Renungan)

Share on :
Aneh, Ya? (Renungan): "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO783FSBRrpf54MDA3kb6DsH_GOV8BpsUB8F_V8ZgFJKAWlQBZL6J3U35sGvXtS0sX0_ZaSFFfFJA-ACjIbqD9ezSgNl3UaDexWl4HWDYEIr-rd1Fd4RfmSXt0zuEVNGAsB7eIB77WpHw/s400/Jenis+Phobia.jpg

Sadar tak sadar, kita seringkali menjadi orang yang aneh. Apalagi jika kita dihadapkan pada sesuatu yang berhubungan dengan agama, dalam hal ini Islam. Tentu akhirnya kita akan sadar seketika, bahwa hidup yang kita sanjung-sanjung selama ini, hanyalah perjalanan sesaat, dan setelah itu kita akan Mati dan menghadap Sang Maha Pencipta.

Berikut adalah keanehan-keanehan yang sangat banyak sekali di dalam diri kita :

Aneh ya…,
Uang Rp 20,000-an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

Aneh ya……..…,
45 menit terasa terlalu lama untuk shalat, berdoa, berdzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola.

Aneh ya………….,
Betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.

Aneh ya…………..,
Susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau shalat, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman.

Aneh ya……………,
Betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.

Aneh ya………………,
Males banget baca Al Qur'an 1 juz saja, tapi novel best-seller 900 halaman pun habis dilalap.

Aneh ya………………,
Susah banget menghafal bacaan Al Qur'an, tapi syair-syair lagu yang lagi ngetrend gampang sekali nyantolnya.

Aneh ya………………,
Orang-orang berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jum’atan agar bisa cepat keluar.

Aneh ya………………,
Kita perlu undangan pengajian 3 sampai 4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika.

Aneh ya…………..…,
Susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip.

Aneh ya……………..,
Kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al Qur'an.

Aneh ya…………..…,
Semua orang pinginnya masuk surga tapi maunya tanpa harus beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa.

Aneh ya………….…,
Kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir 2x.

Aneh ya……………,
Kita merasa modern manakala menghiasi aurat kita dgn kosmetika bermerk, tetapi merasa kuno bila harus menutupinya dengan hijab yang akan mengantar kita ke surga Allah.

Suatu saat Jibril berkata kepada Rasulullah SAW :

'Muhammad, hiduplah di dunia sesuka hati, sebab engkau pasti akan mati. Cintailah kekasihmu dengan sekehendak jiwa, namun pasti engkau akan meninggalkannya. Dan berbuatlah semaumu, tetapi ingatlah bahwa engkau akan dibalas sesuai dengan amalmu.'


Semoga kita dapat terus belajar dan memahami betapa pentingnya hidup dan kehidupan setelah kematian. Rasullah SAW bersabda :

'Barang siapa yang menginginkan kebahagiaan hidup di dunia, maka hendaklah ia mempelajari ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan kebahagiaan hidup di akhirat, maka hendaklah ia mempelajari ilmu. Dan barang siapa yang mengingikan kebahagiaan hidup dunia dan akhirat secara bersamaan, maka hendaklah ia mempelajari ilmu.'

'Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah kamu akan hidup selama-lamanya. Dan bekerjalah untuk Akhiratmu seolah-olah kamu akan mati esok hari.'


InsyaAllah.

(',)v




Sumber : muh-abdullah.blogspot.com, berbagai sumber lainnya
"

0 komentar on Aneh, Ya? (Renungan) :

Post a Comment and Don't Spam!

Flag Counter

free counters